Seorang teman mengatakan, dan dia pun mengutip dari talk show di sebuah radio, bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan, dibutuhkan konsistensi atau ketekunan diri akan hal tersebut selama minimal 1000 jam. Mm…mengingatkan saya akan perjuangan om Thomas Alfa Edison dalam menemukan bola lampu pada percobaannya yang hampir ke-1000 dimana penemuan tersebut sangat berguna bagi kemaslahatan umat.

Sekali lagi, info dari teman tersebut menggambarkan bahwa no way shortcut to get success. Ya…tidak ada jalan pintas untuk mendapatkan kesuksesan. Sungguh, saya belum sekalipun menekuni sesuatu hingga tahap terakhir/tamat kecuali main game dan sekolah formal. Saat masih duduk di bangku SMU, saya pernah ikut kursus piano di Yamaha Bekasi. Saya hanya bertahan 3 bulan. Di LIA pun juga sama, hanya sampai tahap Intermediate (dari tahapan akhir Advance). Kursus bahasa Belanda juga setali tiga uang. Hanya bertahan di level 2.

Seribu jam, tampak sebentar namun cukup lama. Butuh ketekunan dan tekad yang kuat untuk mencapainya. Bila saya kursus bahasa Inggris hanya 44 jam setiap levelnya (1 level = 3 bulan), berarti saya harus belajar bahasa Inggris sebanyak 28 level. Dan itu membutuhkan waktu sekitar 5-6 tahun agar bahasa Inggris saya menjadi fasih. Mmm..akhirnya saya punya alasan kenapa bahasa Inggris saya masih Stupid Doesn’t Play (Tolol Bukan Main) meskipun saya telah mencapai level terakhir di kelas Conversation di LIA. Toh waktu yang saya tempuh di LIA hanya 5 level saja.

Begitupun bila kita belajar sesuatu. Bila kita menginvestasikan wakktu kita “hanya” 1 jam untuk mempelajari sesuatu, berarti kita membutuhkan waktu sekitar 3 tahun untuk menjadi “ahli” dalam bidang tersebut. Dahulu, saya sering sombong. Mengingat kejeniusan saya yang melebihi Einstein, saya sering berpendapat bahwa saya mampu menguasai suatu bidang atau disiplin ilmu dalam waktu yang singkat. Ya, saya jadi tahu banyak hal. Tapi tahunya cuma setengah-setengah. Kini, saya harus menghapus “khayalan” itu jauh-jauh. Saya harus belajar, harus menginvestasikan lebih banyak waktu untuk belajar, dan meyakini bahwa tidak ada jalan yang singkat dalam menggapai kesuksesan.

Thanks.

Best Rgds,
Deba Pirez Pria Tampan Bukan buatan Yang Tengah Belajar Menggapai Ketekunan

Advertisements