Punya istri/suami yang 1 perusahaan aja masih bisa selingkuh…

Punya istri/suami yang beda perusahaan tapi masih 1 gedung masih bisa juga selingkuh…

Ternyata selingkuh tidak mengenal jarak dan waktu. Selingkuh juga tidak mengenal jabatan dan paras yang cantik/tampan. Saat ada kesempatan dan peluang, disana lah “transaksi” terjadi.

Teman saya, sebut saja Budi, kerja di daerah Thamrin, Jakarta. Istrinya juga di perusahaan yang sama namun beda Divisi. Alkisah, Budi selingkuh dengan rekan kerjanya yang juga sudah bersuami. Kini, gugatan cerai Budi dan istrinya sedang dalam proses. Selingkuhannya kini dipindahkan ke cabang lain.

Teman saya yang lain, sebut saja Toni, juga kerja di daerah Thamrin. Sudah menduduki posisi yang lumayan. Istrinya kerja di gedung yang sama namun beda perusahaan. Sang istri sering melakukan perjalanan dinas karena memang begitu lah pekerjaannya. Ternyata, setelah diselidiki, sang istri berselingkuh dengan rekan kerja yang sering mendampinginya dalam perjalanan dinas.

Apakah selingkuh sudah menjadi pandemi?

Sebuah puisi yang pas dari teman saya:
Kita masih disini
Dibawah temaram kuning lampu jalanan
Hari ini jam 4 dini hari
Belum banyak lalu lalang
Kita masih berbincang, bercerita
Tentang masa yang hampir hilang

Kepada mu, aku yakini
Cinta tak butuh banyak,
Cukup cinta itu sendiri
Dan ia akan mengaliri cawan hati
Tanpa peduli akan bagaimana

Kepada mu, aku jalani
Sepenggal cerita yang tak mungkin ada,
Bebas mengisi segmen-segmen jiwa ku tanpa peduli akan ragu,
Dimana tanya tak pernah tahu akan bagaimana seharusnya nanti

Kepada mu, aku berjanji
Untuk memberimu ruang
Walau hanya sekedar datang dan pergi,
Hati ku adalah tempat ketika kau ingin pulang

Kepada mu, aku titipkan
Secuil rasa yang telah mengkristal,
Bawalah dan lihatlah ketika tidak ada lagi bintang,
Yang gemerlap untuk menerangi jalanmu

Kita masih disini,
Berbincang dengan sangat pelan,
Di bawah langit yang telah memunculkan lembayung,
Melukis horizon di ufuk timur,
Mengalahkan temaram kuning dari kap-kap lampu jalanan

Di pagi yang terbentuk,
Kita pun sependapat bahwa cinta dan nafsu adalah 2 hal yang berbeda,
Bahkan kau bilang; “disitulah segalanya akan terlihat secara gamblang”

Lalu hati ku bertanya;
“aku ada dimana?”

Karena aku tahu,
Telah tersimpan disana sejak lama, jauh di dalam hati mu…
Dan itu bukan untuk ku

Walau sekejap harap ku masih disana,
adakah secuil rasa untuk ku, untuk hadirku…

Thanks.

Best Rgds,
Deba Pirez
The Love Consultant

Advertisements